Kebiasaan Makan Yang Tidak Benar Peningkat Kolesterol

12 February 2018 | 14:24



Salah satu indikasi tubuh sehat yaitu ketika jumlah kolesterol total berada kurang dari 200mg/dl darah. Dan sudah menjadi pengetahuan umum bahwa makan makanan tinggi kolesterol dapat mengarah pada serangan jantung dan penyakit pembuluh darah. Penerapan pola makan yang salah menyebabkan kolesterol total sulit berada pada jumlah yang normal. Apa saja itu?

  1. Konsumsi rendah lemak tak jenuh. Menurut Sarah-Jane Bedwell, RD, LDN seorang ahli masak di acara Cooking with Sarah-Jane, umumnya orang hanya berfikir untuk menghindari lemak jenuh dan mengabaikan lemak tak jenuh. Padahal makan makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dapat membantu mencegah dan mengontrol tingkat kolesterol jahat LDL dan trigliserida, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
  2. Hobby konsumsi steak berlemak. Sebaiknya pilihlah steak rendah lemak. Memanggang, merebus, merupakan cara sehat dalam mengolah daging. Hindari juga daging dari organ dalam/jeroan yang tinggi kolesterol.
  3. Tidak suka konsumsi ikan. Salmon, makarel, trout, sarden, haring, merupakan sumber lemak baik omega 3, tidak meningkatkan kadar LDL, mengurangi kadar trigliserida, dan mengurangi tekanan darah tinggi. Konsumsi setidaknya 3,5 ons ikan atau 2x/minggu.
  4. Rendahanya konsumsi makanan berkalsium tinggi. Menurut sebuah riset, tingginya konsumsi kalsium dapat meningkatkan kolesterol baik HDL dan menurunkan kolesterol total serta LDL. Susu kaya akan kalsium, namun konsumsinya sebaiknya beragam, dapat dari susu rendah lemak, keju, yogurt.
  5. Gemar menyantap makanan olahan, dipanggang dan digoreng. Makanan tersebut mengandung lemak trans yang bisa meningkatkan LDL, trigliserida dan menurunkan HDL. Dalam aturan di AS, jika makanan mengandung lemak trans dibawah 0,5 gram/kemasan akan dicantumkan sebagai 0 gram. Minyak terhidrogenasi parsial masuk dalam lemak trans. Sehingga masih di perbolehkan ketika 3x makan makanan bebas lemak trans. Makanan yang mengandung lemak trans adalah makanan panggang (kue), makanan ringan (popcorn microwave), makanan digoreng dan margarin.
  6. Diet rendah serat larut. LDL dapat diturunkan dengan konsumsi bijian, kacang, gandum, buah-buahan. Fungsi serat untuk menyerap kolesterol dan mengeluarkannya bersamaan dengan serat tersebut.
  7. Whey protein sebagai suplemen dapat membantu menurunkan kolesterol total dan LDL.
  8. Banyak minum alkohol juga dapat meningkatkan kolesterol. rd.com. ast/bt

Sederetan makanan pemicu kolesterol menjadi menu keseharian kita, mulai dari makan daging berlemak hingga sederet makanan olahan dan makanan cepat saji yang semakin beragam. Makanan olahan, dipanggang dan digoreng dapat mengandung lemak trans yang dapat memicu peningkatan lemak jahat LDL dan Trigliserida. Sudah saatnya anda untuk harus mengontrol makanan yang dapat memicu kolesterol tersebut dan sebelum menjadi masalah besar anda dapat mengatasi kolesterol dalam darah secara alami dengan produk KK Vitayang bekatul Beras Merah. Ekstrak bekatul dari beras merah mengandung senyawa fitokimia polifenol, antosianidin dan gamma oryzanol yang telah bermanfaat menurunkan kolesterol, trigliseridan dan untuk mencegah arteriosklerosis karena kadar lemak dan kolesterol yang tinggi dalam darah. Bertindaklah dari sekarang sebelum kolesterol menjadi masalah lebih lanjut seperti hipertensi, jantung koroner hingga stroke.